Satu Warga Hilang dan Sebanyak 3.052 KK Terdampak Bencana Banjir di Kabupaten Nunukan

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 26 September 2023 - 10:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga terdampak banjir Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, beraktivitas di tenda pengungsian, Minggu 23 September 2023. (Dok. BPBD Kabupaten Nunukan)

Warga terdampak banjir Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, beraktivitas di tenda pengungsian, Minggu 23 September 2023. (Dok. BPBD Kabupaten Nunukan)

KALIMANTANRAYA.COM – Satu warga dilaporkan hilang dan saat ini masih dalam pencarian atas bencana banjir di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, yang terjadi sejak Rabu, 20 September 2023.

Sementara itu sebanyak 32 KK dari 3.052 KK yang terdampak harus mengungsi ke tenda pengungsian maupun rumah kerabat.

Hal itu terjadi setelah banjir dengan Tinggi Muka Air (TMA) antara 100-740 sentimeter itu merendam rumah mereka.

Setidaknya ada 2.182 unit rumah yang berada di 29 desa dalam 11 wilayah administrasi kecamatan terendam banjir termasuk 51 unit fasilitas umum dan 54 hektare sawah.

Demikian rincian Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Adapun kondisi mutakhir per Minggu (24/9/2023) pukul 21.35 WIB, banjir masih mengalami pasang surut.

Diakibatkan karena wilayah hulu yang berada di negara Malaysia masih sering terjadi hujan.

Di samping itu, wilayah yang terdampak banjir merupakan daerah yang dekat dengan aliran sungai.

Sehingga air kiriman dari wilayah hulu mempengaruhi tinggi muka air.

Sementara itu, hujan masih berpotensi terjadi di wilayah Kabupaten Nunukan hingga tiga hari ke depan atau Rabu (27/9/2023).

Sebagaimana menurut prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Berdasarkan laporan kronologinya, banjir itu terjadi setelah sebelumnya hujan dengan intensitas tinggi.

Dalam durasi yang cukup lama mengguyur wilayah perbatasan antara Indonesia dan Malaysia pada Rabu (20/9/2023) pukul 08.00 WITA.

Sebagai upaya penanganan darurat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nunukan telah turun ke lapangan.

Guna kaji cepat, pencarian dan pertolongan serta koordinasi dengan pihak-pihak terkait.

Selain itu, BPBD Kabupaten Nunukan juga membantu mendirikan tenda di tiap-tiap pos kecamatan yang terdampak.

Kemudian mendirikan dapur umum, mendistribusikan bantuan logistik dan peralatan serta upaya lainnya.

Pemerintah Kabupaten Nunukan juga telah menetapkan status tanggap darurat bencana alam banjir selama 14 hari melalui Surat Keputusan Bupati Nunukan nomor 188.45/574/IZ/2023.***

Berita Terkait

Termasuk Kalimantan Utara, Sejumlah Wilayah Indonesia Diprakirakan Alami Hujan Disertai Petir
1 Warga Meninggal Dunia Setelah Tepeleset Kemudian Hanyut dan Tenggelam dalam Banjir di Nunukan
BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrim di Sejumlah Wilayah di Indonesia, Salah Satunya Kalimantan Utara
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Selasa, 23 April 2024 - 14:41 WIB

Ini yang Dibahas Menkeu Sri Mulyani Saat Bertemu Bilateral dengan Presiden European Investment Bank

Rabu, 3 April 2024 - 09:57 WIB

Beli Gabah Petani Rp6.000 per Kg, Badan Pangan Nasional Bererlakukan Fleksibilitas Perum Bulog

Minggu, 17 Maret 2024 - 01:33 WIB

Fokus pada Kualitas: LSP PM dan BNSP Dorong Kompetensi Tenaga Kerja

Selasa, 5 Maret 2024 - 17:04 WIB

Calon Presiden Prabowo Subianto Ingin Pertumbuhan Ekonomi Capai 8% dalam 5 Tahun ke Depan

Selasa, 5 Maret 2024 - 15:48 WIB

Membuka Pintu Kerja Sama: PROPAMI Resmi Calon Anggota Luar Biasa KADIN

Kamis, 29 Februari 2024 - 15:40 WIB

Bangun Pabrik Amonium Nitrat, PT Pupuk Kaltim, PT Dahana dan PT Kaltim Amonium Nitrat Investasi Rp 1,2 T

Minggu, 25 Februari 2024 - 18:56 WIB

Program BRInita Sulap Lahan Sempit Jadi Urban Farming yang Produktif

Kamis, 1 Februari 2024 - 22:45 WIB

BRI Optimis Penjualan ORI025 Laris Manis, Bisa Melebihi dari ORI Sebelumnya

Berita Terbaru