1 Warga Meninggal Dunia Setelah Tepeleset Kemudian Hanyut dan Tenggelam dalam Banjir di Nunukan

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 28 September 2023 - 09:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Upaya penanganan pascabanjir yang merendam wilayah Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. (Dok. BPBD Kabupaten Nunukan)

Upaya penanganan pascabanjir yang merendam wilayah Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. (Dok. BPBD Kabupaten Nunukan)

KALIMANTANRAYA.COM – Seorang warga meninggal dunia setelah tepeleset kemudian hanyut dan tenggelam dalam kejadian banjir di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.

Sementara itu seorang warga yang sebelumnya dilaporkan hilang telah ditemukan dalam kondisi selamat.

Demikian laporan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nunukan, Arief Budiman melalui pesan tertulis, Selasa 26 September 2023.

“Meninggal karena terpeleset dari rumahnya dan tenggelam karena banjir di Kecamatan Sembakung,” jelas Arief Budiman.

Baca artikel lainnya di sini: Satu Warga Hilang dan Sebanyak 3.052 KK Terdampak Bencana Banjir di Kabupaten Nunukan

“Anak yang hilang sudah ditemukan,” imbuhnya.

Lebih lanjut menurut Arief, banjir telah berangsur surut dan saat ini masih merendam dua desa di Kecamatan Sembakung Atulai serta enam desa di Kecamatan Sembakung.

Penurunan Tinggi Muka Air (TMA) hingga 50 sentimeter juga terpantau di wilayah Kecamatan Sembakung.

Dengan adanya penurunan tersebut, maka elevasi sungai pun turun menjadi 4,5 meter dibanding hari sebelumnya yang mana mencapai posisi 5,05 meter.

“Banjir sisa menggenangi dua kecamatan, yaitu Sembakung Atulai ada dua desa dan Sembakung enam desa.”

“Untuk Kecamatan Sembakung ada penurunan ketinggian air sekitar 50 dari kemarin,” jelas Arief Budiman.

Dengan alasan keamanan dan keselamatan, pihak PLN setempat masih memadamkan aliran listrik.

Sebab, banjir masih belum benar-benar surut sepenuhnya di beberapa titik.

“PLN masih dimatikan, semua fasilitas umum masih terendam,” kata Arief.

Menurut laporan visual yang disampaikan Arief, banjir terlihat mulai surut dan namun masih merendam beberapa wilayah.

Sebagian warga dibantu petugas juga sudah mulai membersihkan rumah dari sisa lumpur maupun material sampah dan puing yang terbawa hanyut oleh banjir.

Banjir yang dipicu oleh hujan di wilayah hulu perbatasan antara Malaysia-Indonesia itu telah berdampak pada 11.230 jiwa dari 3.976 KK.

Sebanyak 1.198 rumah terdampak termasuk 51 unit fasilitas umum dan 54 hektare lahan pertanian turut terendam.

Adapun sebanyak 230 jiwa dari 62 KK masih mengungsi ke rumah kerabat maupun tenda darurat pengungsian mandiri maupun yang didirikan oleh lintas instansi.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Ph.D menyampaikan hal itu dalam keterangan tertulisnya.***

Berita Terkait

Termasuk Kalimantan Utara, Sejumlah Wilayah Indonesia Diprakirakan Alami Hujan Disertai Petir
Satu Warga Hilang dan Sebanyak 3.052 KK Terdampak Bencana Banjir di Kabupaten Nunukan
BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrim di Sejumlah Wilayah di Indonesia, Salah Satunya Kalimantan Utara
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Selasa, 23 April 2024 - 14:41 WIB

Ini yang Dibahas Menkeu Sri Mulyani Saat Bertemu Bilateral dengan Presiden European Investment Bank

Rabu, 3 April 2024 - 09:57 WIB

Beli Gabah Petani Rp6.000 per Kg, Badan Pangan Nasional Bererlakukan Fleksibilitas Perum Bulog

Minggu, 17 Maret 2024 - 01:33 WIB

Fokus pada Kualitas: LSP PM dan BNSP Dorong Kompetensi Tenaga Kerja

Selasa, 5 Maret 2024 - 17:04 WIB

Calon Presiden Prabowo Subianto Ingin Pertumbuhan Ekonomi Capai 8% dalam 5 Tahun ke Depan

Selasa, 5 Maret 2024 - 15:48 WIB

Membuka Pintu Kerja Sama: PROPAMI Resmi Calon Anggota Luar Biasa KADIN

Kamis, 29 Februari 2024 - 15:40 WIB

Bangun Pabrik Amonium Nitrat, PT Pupuk Kaltim, PT Dahana dan PT Kaltim Amonium Nitrat Investasi Rp 1,2 T

Minggu, 25 Februari 2024 - 18:56 WIB

Program BRInita Sulap Lahan Sempit Jadi Urban Farming yang Produktif

Kamis, 1 Februari 2024 - 22:45 WIB

BRI Optimis Penjualan ORI025 Laris Manis, Bisa Melebihi dari ORI Sebelumnya

Berita Terbaru