Menhan Prabowo Subianto Berkomitmen untuk Hapus Budaya Korupsi di Lingkungan Industri Pertahanan

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 16 Juni 2023 - 18:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto saat menghadiri acara “The 1st DEFEND ID’s Day” di Hanggar PT Dirgantara Indonesia, Bandung Jawa Barat. (Dok. Tim Media Prabowo Subainto)

Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto saat menghadiri acara “The 1st DEFEND ID’s Day” di Hanggar PT Dirgantara Indonesia, Bandung Jawa Barat. (Dok. Tim Media Prabowo Subainto)

INDONESIARAYA.CO.ID – Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto berkomitmen untuk menghapus budaya korupsi dan mark up di lingkungan industri pertahanan nasional.

Hal itu dia sampaikan Prabowo saat menghadiri acara “The 1st DEFEND ID’s Day” di Hanggar PT Dirgantara Indonesia, Bandung Jawa Barat, Kamis, 15 Juni 2023.

Dalam sambutannya, Prabowo mengatakan Indonesia menjadi salah satu negara yang paling beruntung lantaran berhasil lolos dari krisis yang diakibatkan baik oleh pandemi Covid-19 maupun perang Rusia-Ukraina.

Karena itu, Prabowo bertekad untuk terus melakukan berbagai perbaikan agar Indonesia tidak terjerumus ke dalam pusaran krisis.

Salah satunya menghapus budaya pemborosan, korupsi, hingga mark up di industri pertahanan kita.

Baca artikel menarik lainnya, di sini: Menteri Pertahanan Prabowo Subianto Kenang Kali Kedua Beri Arahan di Hadapan Forum Polri

“Kita bersyukur di saat krisis dunia akibat perang Ukraina, inflasi kita terjaga. Ini bukan prestasi yang gampang, inflasi adalah momok bagi seluruh di dunia.”

“Masih banyak pekerjaan kita, budaya-budaya pemborosan, korupsi, kebocoran, harus kita atasi dengan sebaik-baiknya.”

“Dan saya tak ragu-ragu bertindak, budaya mark up yang keliwatan luar biasa, budaya bohong dan budaya penipu, harus kita hilangkan dari industri pertahanan kita,” kata Prabowo.

Prabowo mengatakan, industri pertahanan memiliki peran vital bagi kemerdekaan bangsa Indonesia.

Sebagai negara besar, Indonesia selalu akan diganggu bila pertahanannya lemah.

“Jadi kalau ada yang bertanya kenapa pertahanan harus kuat? Karena dunia memang keras, persaingan antar bangsa keras.”

“Perang di Ukraina, di Sudan, Congo, Somalia terus menerus perang. Indonesia harus waspada dan harus kuat,” kata Prabowo.

Karena itu, Prabowo berkomitmen untuk terus memberikan perhatian dan bimbingan terhadap industri pertahanan agar terus berkembang dan mandiri.

Pertama Dalam Sejarah Indonesia

Sementara itu, Direktur Utama Len Industri sekaligus Direktur Holding Defend ID, Bobby Rasyidin, mengapresiasi komitmen Menhan Prabowo Subianto terhadap pembangunan Industri Pertahanan Nasional.

Bobby mengakui, di era kepemimpinan Prabowo Subianto, komitmen membangun ekosistem industri pertahanan yang kuat dan modern serta mempercepat kemandirian industri pertahanan Indonesia itu nyata.

“Sejak diresmikan tahun lalu oleh Presiden, banyak perjalanan kami di bawah bimbingan Menteri Pertahanan sehingga kami optimis DEFEND ID akan maju terus wujudkan Indonesia maju,” kata Bobby.

Bobby mengatakan, komitmen Menhan Prabowo dalam memajukan industri pertahanan nasional berdampak positif pada perkembangan DEFEND ID.

Berdasarkan laporan keuangan tahun 2022, perusahaan pelat merah itu berhasil membukukan kontrak dengan angka fantastis, yakni mencapai Rp 84 triliun.

“Angka ini terbesar dan terbaik sepanjang sejarah. PT DI sejak tahun 1976 dan PT LEN sejak 1965 tidak pernah mendapat pesanan sebanyak ini sebelumnya.”

“Untuk tahun depan kami berharap bisa mencapai Rp 130 triliun. Sekali lagi, tanpa dukungan dari Kementerian Pertahanan dibawah pimpinan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, ini sulit terwujud,” kata Bobby.

Bobby menambahkan, pihaknya kini tengah mengejar target menjadikan DEFEND ID sebagai Top 50 Global Company di tahun 2024.

Dia optimistis, dengan bimbingan dan perhatian Menhan Prabowo terhadap industri pertahanan nasional, target tersebut dapat segera terwujud.

“Kami di depan Presiden saat peresmian DEFEND ID, kami ditargetkan jadi top 50 Global Company.”

“Alhamdulillah di 2022 kami sudah di posisi top 70 dunia dengan pendapatan Rp19,7 triliun. Insya Allah 2024 kami tepati janji kami jadi top 50 dunia,” kata Bobby.***

Berita Terkait

Sandra Dewi Bungkam Usai Jadi Saksi Kasus Korupsi Timah, Diperiksa Kejaksaan Agung Lebih dari 10 Jam
Dalam Wawancara Al Jazeera, Prabowo Tegaskan Komitmen untuk Kesehjahteraan Masyarakat Adat di IKN
Kinerja Afriansyah Noor Diapresiasi oleh UMKM Nahdliyin
Hanya yang Kuat Sampai di Puncak, Presiden Terpilih Prabowo Subianto Bicara Pentingnya Kesetiaan
Wamenaker RI Afriansyah Noor Dianugerahi Gelar Adat oleh LPA Lubuklinggau
Kasus Investasi Fiktif, KPK Tegaskan Direktur Utama Non Aktif PT Taspen Telah Resmi Berstatus Tersangka
Azis Syamsudin Mangkir, Sejumlah Saksi Diperiksa Terkait Kasus Pemerasan di Rutan Cabang KPK
Kejagung Periksa 5 Saksi Baru, Termasuk Direktur CV Semar Jaya, Kasus Korupsi Tata Niaga PT Timah Tbk
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Kamis, 16 Mei 2024 - 15:07 WIB

Sandra Dewi Bungkam Usai Jadi Saksi Kasus Korupsi Timah, Diperiksa Kejaksaan Agung Lebih dari 10 Jam

Senin, 13 Mei 2024 - 10:04 WIB

Dalam Wawancara Al Jazeera, Prabowo Tegaskan Komitmen untuk Kesehjahteraan Masyarakat Adat di IKN

Minggu, 12 Mei 2024 - 00:10 WIB

Kinerja Afriansyah Noor Diapresiasi oleh UMKM Nahdliyin

Jumat, 10 Mei 2024 - 20:31 WIB

Wamenaker RI Afriansyah Noor Dianugerahi Gelar Adat oleh LPA Lubuklinggau

Kamis, 9 Mei 2024 - 16:19 WIB

Kasus Investasi Fiktif, KPK Tegaskan Direktur Utama Non Aktif PT Taspen Telah Resmi Berstatus Tersangka

Kamis, 9 Mei 2024 - 14:56 WIB

Azis Syamsudin Mangkir, Sejumlah Saksi Diperiksa Terkait Kasus Pemerasan di Rutan Cabang KPK

Selasa, 30 April 2024 - 11:26 WIB

Kejagung Periksa 5 Saksi Baru, Termasuk Direktur CV Semar Jaya, Kasus Korupsi Tata Niaga PT Timah Tbk

Senin, 29 April 2024 - 07:18 WIB

Hari Ketiga Pasca Gempa Garut, Sebanyak 267 Rumah Warga Beberapa Wilayah Terdampak Bencana

Berita Terbaru

NASIONAL

Kinerja Afriansyah Noor Diapresiasi oleh UMKM Nahdliyin

Minggu, 12 Mei 2024 - 00:10 WIB