Program BRInita Sulap Lahan Sempit Jadi Urban Farming yang Produktif

Avatar photo

- Pewarta

Minggu, 25 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CSR BRI Peduli BRInita (Bertani di Kota) bersama warga Kelurahan Surabaya, Kecamatan Kedaton, Kota Bandar Lampung berkolaborasi mengambil peran dalam perbaikan dan pelestarian lingkungan masyarakat sekitar. (Dok. BRI)

CSR BRI Peduli BRInita (Bertani di Kota) bersama warga Kelurahan Surabaya, Kecamatan Kedaton, Kota Bandar Lampung berkolaborasi mengambil peran dalam perbaikan dan pelestarian lingkungan masyarakat sekitar. (Dok. BRI)

KALIMANTANRAYA.COM – Pemandangan berbeda terlihat di pemukiman warga Kelurahan Surabaya, Kecamatan Kedaton, Kota Bandar Lampung.

Lahan di wilayah tersebut dahulunya kosong dan dihimpit hunian warga, namun kini menjadi lahan hijau dan produktif.

Ya, lahan-lahan tak terpakai tersebut telah diubah menjadi urban farming, sehingga masyarakat sekitar dapat memanfaatkan hasil tanamnya untuk berbagai kebutuhan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program ini pun juga menjadi langkah untuk mendorong perbaikan dan pelestarian lingkungan masyarakat sekitar.

BRI melalui aktivitas Corporate Social Responsibility (CSR) BRI Peduli BRInita (Bertani di Kota) bersama warga setempat berkolaborasi mengambil peran dalam perubahan di lingkungan Kelurahan Surabaya tersebut.

Sutihat, selaku Ketua KWT Mandiri Sejahtera menjelaskan bahwa BRInita sangat membantu masyarakat dalam mengoptimalkan lahan-lahan yang ada.

Warga setempat saat ini memliki aktivitas dalam mengelola urban farming yang didukung dengan pembangunan fasilitas, infrastruktur, penyediaan bibit, hingga pelatihan urban farming bersama komunitas yang sudah berhasil mengembangkan urban farming hidroponik sebelumnya.

Selain memperindah lingkungan, program ini juga dimanfaatkan untuk memenuhi gizi masyarakat setempat.

Sayur-sayuran yang dipanen oleh warga dimanfaatkan dan diberikan secara gratis sebagai upaya penanganan stunting bagi balita dan anak-anak.

Hal yang sama juga disampaikan oleh salah seorang warga Kelurahan Surabaya, Yuli yang mengatakan bahwa program ini sangat membuat masyarakat terbantu, terutama dalam pemenuhan gizi bagi para generasi muda.

“Berkat bantuan ekosistem urban farming ini kami merasa sangat terbantu, sayuran yang dihasilkan bermanfaat untuk konsumsi rumah tangga dan memenuhi kebutuhan gizi anak-anak”, katanya.

Di sisi lain, hasil penjualan sayuran dari hidroponik juga bisa dimanfaatkan untuk pemasukan kas KWT Mandiri Sejahtera.

Kemudian, dana tersebut digunakan lagi untuk pembelian bibit, nutrisi tanaman, dan biaya pemeliharaan tanaman.

Di KWT Mandiri Sejahtera terdapat para local hereos yang secara khusus mengelola urban farming mulai dari pembibitan, perawatan tanamana hingga panen.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada BRI dan IWABRI (Ikatan Wanita BRI) yang telah memberikan bantuan sarana urban farming dan selalu memberikan pendampingan dan edukasi secara langsung kepada kami sehingga sampai dengan saat ini tercatat kami sudah melakukan 5 kali panen raya sayuran hidroponik,” tambah Ibu Sutihat.

BRInita, Komitmen BRI Terhadap Lingkungan dan Sosial

Program BRInita menjadi bukti komitmen BRI untuk terus bertanggung jawab terhadap kehidupan sosial masyrakat dan perbaikan lingkungan sekitar.

Lewat urban farming pula, BRI terus mendorong masyarakat agar bisa memanfaatkan lahan sempit di permukiman padat penduduk dengan lebih maksimal.

Terkait dengan hal tersebut, Wakil Direktur Utama BRI Catur Budi Harto menjelaskan bahwa BRI terus mewujudkan komitmen tanggung jawab sosial dan lingkungan dengan menyalurkan program-program yang secara nyata dapat mendorong perbaikan ekosistem lingkungan.

Program BRInita merupakan salah satu komitmen nyata BRI untuk pelestarian lingkungan di tengah kota yang memanfaatkan lahan sempit di wilayah padat pemukiman.

Program ini tidak hanya dilaksanakan di satu titik saja, tetapi telah dijalankan di 21 titik di seluru Indonesia.

“Kami berharap bantuan ini dapat terus berjalan secara berkelanjutan untuk menjadi wadah positif bagi masyarakat. Semoga cerita di KWT Mandiri Sejahtera tersebut menjadi kisah inspiratif yang dapat ditiru oleh kelompok-kelompok lainnya,” tegas Catur.***

Berita Terkait

Mengapa Press Release Berbayar Kian Penting dalam Strategi Komunikasi Digital
Operational Excellence di Sembakung, Manajemen Turun ke Rig PDSI#43.3
FDI Italia Rp150T Bantu Transformasi Industri Hilir Energi Kalimantan Timur
DPR RI Kawal Kasus Beras Premium Oplosan, Minta Pemerintah Bertindak Tegas
Ladang Penuh Tipu Daya: Pupuk Palsu Serang Petani
Koreksi Pasar Adalah Peluang, Investor Harus Ambil Keuntungan
Selama Libur Tahun Baru Islam, BRI Siagakan Layanan Digital dan AgenBRILink
Rice Transplanter Masuk Sawah, Produksi Padi di Kalbar Melesat

Berita Terkait

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 06:13 WIB

Mengapa Press Release Berbayar Kian Penting dalam Strategi Komunikasi Digital

Rabu, 23 Juli 2025 - 10:50 WIB

Operational Excellence di Sembakung, Manajemen Turun ke Rig PDSI#43.3

Senin, 21 Juli 2025 - 13:25 WIB

FDI Italia Rp150T Bantu Transformasi Industri Hilir Energi Kalimantan Timur

Kamis, 17 Juli 2025 - 08:25 WIB

DPR RI Kawal Kasus Beras Premium Oplosan, Minta Pemerintah Bertindak Tegas

Minggu, 13 Juli 2025 - 10:59 WIB

Ladang Penuh Tipu Daya: Pupuk Palsu Serang Petani

Berita Terbaru

Pers Rilis

AICPA dan CIMA Luncurkan Rise2040

Selasa, 9 Jun 2026 - 13:20 WIB